SejarahJawa Barat

Kerajaan Tarumanegara

Raja Purnawarman dan kenangan batu — banjir yang menginspirasi penciptaan SelokanIRC

Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan Hindu yang berpusat di Jawa Barat, dengan Purnawarman sebagai rajanya yang terkenal. Dia bukan sekadar raja — dia insinyur lingkungan hidup第一批 yang bikin sistem pengendalian banjir super canggih di zamannya.

Tentang Kerajaan Tarumanegara

Tarumanegara itu seperti prototipe Jakarta kuno — sama-sama di Jawa Barat, sama-sama harus dealt sama banjir. Bedanya, Purnawarman gak butuh alat berat. Sekitar abad ke-5 Masehi, dia ng脑筋大开 dan membuatkan selokan (saluran air) besar buat ng redirect aliran Sungai Candrabhaga dan Sungai Gomati. Proyek infrastruktur publik terdahulu di Indonesia ini bukan main-main — bisa nanganin banjir kawasan yang sekarang jadi Bogor, Jakarta, Banten.

Purnawarman itu bukan doang insinyur. Dia juga raja yang sangat literate — tujuh prasasti legendaris dia tulis dan sebarin di seluruh kerajaan. Yang paling terkenal Prasasti Ciaruteun (ditemukan dekat sungai, mengisahkan Purnawarman sebagai titisan Wisnu), Prasasti Jambu (tentang kota yang makmur), Prasasti Kebon Kopi (tentang perkebunan kopi — ya, kopi sudah jadi budaya sejak zaman dahulu), Prasasti Tugu, Prasasti Pasir Awi, Muara Cianten, dan Lebak. Tujuh batu bertulis Pallawa-Sanskerta yang isinya berbeda-beda tapi semuanya ngomongin kekuasaan dan kebaikan hati Purnawarman.

Lalu ke mana kingdom ini pergi? pertanyaannya belum bisa dijawab sepenuhnya. Diperkirakan Tarumanegara runtuh sekitar abad ke-7 Masehi, mungkin karena penyakit atau bencana alam, mungkin karena digeser sama kekuatan baru. Yang pasti, tanah Jawa Barat pernah jadi pusat peradaban Hindu paling penting di Nusantara — dan prasasti-prasasti Purnawarman bukti nyata itu.

Highlight

Raja Purnawarman — salah satu raja paling terkenal di Indonesia kuno
7 prasasti legendaris: Ciaruteun, Jambu, Kebon Kopi, Tugu, Pasir Awi, Muara Cianten, Lebak
Dilakukan pengendalian banjir besar-besaran melalui SelokanIRC engineering
Prasasti bertuliskan aksara Pallawa dan bahasa Sanskerta kuno
Diperkirakan runtuh pada abad ke-7 Masehi

Lokasi

Jawa Barat (Bogor, Jakarta, Banten)

Corak Agama

Hindu (Aliran Wisnu)

Periode

Abad ke-4 hingga ke-7 Masehi

Raja Terkenal

Purnawarman

Peninggalan

7 Prasasti legendaris

Legasi

Sistem pengendalian banjir kuno

Jelajahi Juga