SejarahKalimantan Timur

Kerajaan Kutai

Jejak pertama Hindu di Nusantara — Kutai Martadipura dan tradisi kurban Mulawarman

Kerajaan Kutai adalah kerajaan Hindu tertua di Indonesia yang berdiri di Muara Kaman, Kalimantan Timur, sekitar abad ke-4 Masehi. Namanya abadi lewat Tujuh Prasasti Yupa yang jadi bukti kalau Nusantara sudah punya peradaban tinggi sejak ribuan tahun lalu.

Tentang Kerajaan Kutai

Indonesia tidak langsung muncul sebagai文明 besar — ada fondasinya, dan fondasi itu bernama Kutai. Kerajaan Hindu tertua di Indonesia ini berdiri di tepi Sungai Mahakam, tepatnya di Muara Kaman, Kalimantan Timur, sekitar abad ke-4 Masehi. Namanya bukan Kutai doang — lengkapnya Kutai Martadipura, yang artinya kota yang dihormati. Raja pertamanya adalah Kudungga, tapi nama yang paling terkenal adalah cucunya: Mulawarman.

Kalau kamu browsing tentang Mulawarman diinternet, ketemunya bukan info boring soal raja — yang muncul justru cerita dia nyediain kurban腋 (sedekah腋 besar-besaran) buat negara. Ini bukan sembarang kurban. Pasangan hewan yang dikurbankan itu didaftarin di prasasti — ada 40 lembu, 40 kerbau, 100 babi — semua buat kemakmuran negara. Dan itu semua dikerjain secara sukarela sama orang-orang. Ini yang bikin Prasasti Yupa — ada tujuh buah — jadi bukti kalau sistem pemerintahan Kutai udah terstruktur. Prasastinya ditulis pake huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta, khas tradisi India.

Zaman sudah berubah. Ekosistem Sungai Mahakam sekarang beda banget sama zaman Mulawarman. Tapi Muara Kaman tetap jadi situs sejarah penting — tempat di mana sejarah Indonesia kuno ditulis pertama kalinya.

Highlight

Kerajaan Hindu tertua di Indonesia, berdiri sekitar abad ke-4 M
Mulawarman — raja legendaris yang fondasi kerajaannya diletakkan ayahnya, Kudungga
Tujuh Prasasti Yupa bertuliskan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta
Tradisi kurban腋 (sedekah腋 besar-besaran) jadi ritual resmi negara
Lokasi Muara Kaman sekarang merupakan situs sejarah penting

Lokasi

Muara Kaman, Kalimantan Timur

Corak Agama

Hindu (Siwa)

Periode

Sekitar abad ke-4 Masehi

Raja Terkenal

Mulawarman

Peninggalan

Tujuh Prasasti Yupa

Bahasa

Sanskerta, huruf Pallawa

Jelajahi Juga